image

CARA MUDAH IKLAN

FB ADS

Pusat Info Menarik

Berita Dunia

FACE BOOK
Translator

Aneka Informasi

TERIMAKASIH...

HIT COUNTER
SEMANGAT PAGI....
image

Jarot Cahyono

SMS/WA: 08122772581 / jarot_ygy@yahoo.com


Pengelola "P2MKP MINA JAYA".
Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan Mina Jaya Sleman Yogyakarta.
Nologaten Rt 2,Rw4, No:42B CT Depok Sleman Yogyakarta
Kategori
Youtube Marketing
Counter Visitor

widget
Costumer Services

Artikel (1)

Keywords: budidaya grasscarp

Budidaya ikan Grass Carp

Budidaya Grass Carp, Ikan Pembasmi Gulma Penghasil Laba



budidayagrasscarp

Meski tak populer untuk dikonsumsi, ikan air tawar grass carp terkenal mampu memberantas gulma. Walhasil budiday ikan grass carp pun mengalirkan laba.


Kepopuleran ikan air tawar grass carp alias ikan koan sebagai ikan yang enak untuk dikonsumsi masih kalah dibandingkan dengan ikan lele, gurami, atau nila. Padahal, selain enak disantap, ikan grass carp ini merupakan pemberantas serangan gulma di air tawar.


Dibandingkan dengan ikan jenis air tawar lain, ikan grass carp masih kalah kesohor di telinga masyarakat kita. Namun, bukan berarti permintaan ikan vegetarian ini tidak ada sama sekali.


Simak saja penuturan Wawan, pembudidaya ikan grass carp di Bogesan, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Menurut dia, meski terbilang kecil, permintaan ikan grass carp selalu ada.


Karena itu, dalam tujuh tahun terakhir ini, Wawan terus membudidayakan ikan ini. “Permintaan datang dari Banjarnegara, Magelang, dan daerah di Sumatra. Tapi, permintaan paling tinggi berasal dari Kalimantan,” imbuhnya.


Selain untuk konsumsi, ikan yang kerap disebut dengan graskap ini biasanya dimanfaatkan sebagai pengendali gulma. Maklum, graskap adalah ikan jenis herbivora atau pemakan tanaman. “Ini salah satu hal yang mendorong peternak mau membudidayakan ikan graskap, karena pakannya murah,” kata Edi Susanto, pengumpul ikan grass carp di Medan, Sumatra Utara.


Di Belanda dan Amerika Serikat, ikan grass carp kerap dimanfaatkan untuk mengendalikan gulma di danau dan perairan lainnya.


Asal tahu saja, ikan grass carp bisa memakan tanaman dengan jumlah hingga tiga kali total berat badannya. Ketika dewasa, panjang tubuh grass carpbisa mencapai 1,2 meter dengan berat 20 kilogram (kg).


Kendati manfaat ikan grass carp cukup penting bagi manusia, nilai jual ikan ini belum setinggi ikan air tawar lainnya. Sebut saja lele atau gurami. “Ikan ini masih belum banyak dikonsumsi. Padahal, rasa ikan ini tidak kalah dengan ikan bandeng,” kata Yusuf Arman, pembudidaya ikan air tawar dari Argomino Arum di Yogyakarta.


Dus, budidaya ikan yang juga mendapat sebutan ikan koan ini, masih belum banyak dilakukan oleh para peternak. Yusuf mengaku, sampai saat ini baru sebatas membeli dan menjual bibit grass carp. Dengan kata lain, Yusuf hanya jadi pengepul ikan grass carpsaja.


Dalam sebulan, paling banyak Yusuf menjual sekitar 80.000 bibit grass carp dengan ukuran sekitar 2-3 sentimeter. “Harga jualnya mulai Rp 100-Rp 150 per ekor,” imbuh dia. Sayang, Yusuf enggan berbagi cerita soal omzet yang diperoleh dari menjual ikan grass carp.


Sama seperti Yusuf, Edi Susanto juga enggan membeberkan omzetnya dari bisnis bibit grass carp. Yang jelas, sejak sebelum bulan Ramadan hingga saat ini, Edi Susanto baru memesan bibit grass carp sebanyak 30.000 ekor. “Di Medan, rata-rata ikan grass carp dijual sekitar Rp 1.200 per ekor,” katanya.


Berbeda dengan Yusuf dan Edi, Wawan yang sudah membudidayakan grass carp dari indukan, mengaku bisa meraup omzet lumayan besar dari menjual bibitnya.


Ketika ikan mulai bertelur, Wawan memenuhi 20 kolam miliknya dengan ikan grass carp. “Dari satu kolam, sedikitnya saya menargetkan penjualan bibit senilai Rp 2,5 juta,” imbuhnya. Dengan begitu, omzet Wawan dari bisnis bibit ikan grass carp Rp 50 juta setiap kali panen.


Jika bibit grass carp telah berusia satu atau dua bulan, Wawan juga menjualnya dalam bentuk kiloan. Harga jualnya Rp 30.000 per kilogram (kg). Satu kilogram berjumlah 80 ekor.


Menurut Wawan, grass carp termasuk jenis ikan musiman. Ikan ini hanya bertelur ketika sedang musim penghujan. Karena itu, selain musim hujan, biasanya Wawan hanya memenuhi kolamnya dengan berbagai jenis ikan lainnya. Seperti nila, bawal, dan tombro.


Enam Bulan Panen
Grass carp merupakan satu-satunya ikan genus Ctenopharyngodon. Berasal dari China, ikan ini banyak dibudidayakan untuk dikonsumsi dan pengendalian gulma. Kebutuhan makanan yang mudah didapat dan kemampuannya tumbuh besar dalam waktu cepat membuat budidaya ikan ini diminati.


Ikan grass carp berasal dari dataran Asia bagian timur. Selain bisa dikonsumsi, ikan yang di Indonesia dikenal dengan nama ikan koan ini, bermanfaat untuk keperluan lain. Kemampuannya melahap tanaman air dalam jumlah banyak membuat jenis ikan ini di Eropa dan Amerika dikenal sebagai ikan pengendali gulma.


Ikan grass carp merupakan ikan air tawar yang hidup pada suhu antara 20 derajat hingga 30 derajat celcius. Namun, ikan ini masih bisa berbiak di kisaran suhu 15 derajat celcius.


Agar bisa berbiak dengan maksimal, pembudidaya perlu menyiapkan lahannya dengan baik. Mulai pengeringan lahan, membajak dan memberi pupuk kandang. Pemberian pupuk kandang bertujuan untuk memperkaya makanan alami si ikan. Setelah itu kolam atau empang siap diisi air.


Ikan grass carp indukan biasanya dapat berkembang biak di musim penghujan. Indukan diambil dari ikan yang berusia sekitar satu tahun. “Indukan saya beli khusus,” kata Wawan, salah seorang pembudidaya ikan grass carp di Sleman, Yogyakarta.


Biasanya dia menyuntikkan hormon untuk membantu pemijahan atau pengawinan induk ikan. Saat inilah pembudidaya ikan koan perlu mengeluarkan biaya lebih banyak lantaran sebotol hormon hanya bisa dipakai untuk lima kali penyuntikan. “Harganya sekitar Rp 300.000 per botol,” katanya.


Setelah disuntik hormon, indukan jantan dan betina ditaruh dalam bak pemijahan. Dalam tempo sehari penuh, telur sudah bisa menetas dan menghasilkan jutaan ekor anakan. Saat bibit berusia tiga hari, maka harus dipindahkan ke kolam atau empang lebih besar.


Di tempat itulah bibit dikembangbiakkan atau dibesarkan. Agar hasilnya optimal, biasanya kolam atau empang dibagi menjadi beberapa panel atau hapa. Luas satu panel sekitar 100 meter persegi untuk 15.000 bibit baru. “Kalau cuaca pas bagus, bisa mencapai 50.000 bibit,” imbuh Wawan.


Hari pertama hingga hari ketujuh, bibit ikan diberi makan pelet tiga kali sehari. Dalam rentang waktu itu, pembudidaya juga bakal mengeluarkan ongkos lebih banyak untuk membeli pelet. Maklum, grass carp adalah ikan yang doyan makan. Namun setelah agak besar, ikan ini bisa makan tanaman-tanaman air. “Bahkan rumput sawah pun, dia mau,” kata Wawan.


Grass carp paling suka makan ganggang. Tapi, ketika makanan favoritnya itu tidak tersedia, ikan ini bisa memakan segala jenis tanaman air. Misalnya, akar janji dan eceng gondok. Untuk pengendali gulma diperlukan ikan lebih banyak agar hasilnya maksimal.


Wawan biasanya membudidayakan ikan ini untuk bibit di usia tiga minggu sampai sebulan. “Pembeli yang datang paling banyak mencari ukuran B1,” imbuh dia.


Grass carp termasuk ikan yang cepat besar. Dalam setengah tahun, grass carp yang semula berukuran panjang 20 centimeter sudah bertambah panjang menjadi 45 cm. Ukuran ikan dewasa bisa mencapai panjang 120 cm. (surabayapost)

Mon, 5 Aug 2013 @14:37

Copyright © 2018 jarot - 0858.788.764.77 - 08122772581 · All Rights Reserved



RSS Feed